• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

BPJAMSOSTEK Gelar Shere Session dan Nobar Bersama Perusahan Platinium se- Maluku

7 November
16:00 2019
1 Votes (1)

KBRN:Ambon- Sebanyak 60 perusahaan Platinum se- provinsi Maluku mengikuti Sharing Session dan Nonton Bareng dengan BPJAMSOSTEK Maluku, di salah satu Bioskeop terbesar di Maluku yang berlokasi di daerah Passo-Kota Ambon, Kamis 07/11/19.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku, Alias M. menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan Castemer Gathering yang dikemas dengan konsep berbeda dan merupakan agenda rutin bersama para peserta, sebagai upaya meningkatkan kerjasama dan silaturahmi antara BPJAMSOSTEK dengan peserta, selain itu dalam kegiatan tersebut para peserta satu dengan yang lain dapat berkomunikasi dan bertukar pikiran.

"Jadi ini merupakan kegiatan Castemer Gathering BPJAMSOSTEK dengan Perusahan Platinium se-Provinsi Maluku yang rutin dilakukan. Hanya saja kali ini kami kemas dalam bentuk yang berbeda yaitu shering session dan nobar di sini,"ungkap Kacab Maluku, Kamis (07/11/19).

Dalam kesempatan itu juga diperkenalkan BPJS Ketenagkerjaan dengan nama BPJAMSOSTEK, namun menurut Alias, nama tersebut belum di launching secara resmi, akan tetapi telah digunakan dalam upaya memudahkan masyarakat dalam mengetahui, mengenal dan dapat membedakan BPJAMSOSTEK. 

"Untuk penyebutannya BPJAMSOSTEK atau secara verbal dan penyebutan saat publikasi, namun fisualisasi belum dilauching secara resmi jadi kita tunggu waktunya saja. Saya harap kawan-kawan jurnalis kalo saat menulis pake nama BPJAMSOSTEK ya,"tandasnya.


Dalam kesempatan tersebut juga dihadirkan salah satu peserta BPJAMSOSTEK yang merupakan kariyawan TKBM di Pelabuhan Yosudarso Ambon, Latif Yusuf Papaliya yang mengalami kecelakaan kerja sehingga harus mendapatkan perawatan instesif (kaki kiri harus diaputasi) dan itu membutuhkan biaya yang sangat besar. Dan akhirnya BPJAMSOSTEK hadir dan memfasilitasi pengobatan pak Latif hingga menggunakan kaki pallsu dengan biaya pengobatan secara keseluruhan di tanggung BPJAMSOSTEK Cabang Maluku. 

"Saya sangat berterima kasih atas apa yang diberikan BPJAMSOSTEK kepada saya. Awalnya saya kebingungan mau bayar pengobatan pake apa namun Alhamdllah semua biaya pengobatan saya hingga pemasangan kaki palsu dibiayai BPJAMSOSTEK. Bahkan saya diantar ke RS di Jakarta oleh pak Saleh,"cerita Latif. 

Untuk diketahui, biaya pengobatan hingga pemasangan kaki palsu yang ditanggung BPJAMSOSTEK sebesar Rp 169.231.780 dengan rincian biaya Pengobatan, transport dan SMTB sebesar Rp 106. 231.780. Sementara santunan cacat sebesar Rp 63.000.000d

  • Tentang Penulis

    Raudha Autana

    Bissmillah..Fighting_ Reporter RRI Ambon_ "Yakusa" MamabeahQ.. BapaAmadQ..Muhhammad Ulath

  • Tentang Editor

    Raudha Autana

    Bissmillah..Fighting_ Reporter RRI Ambon_ "Yakusa" MamabeahQ.. BapaAmadQ..Muhhammad Ulath

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00