• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Proyek Strategis Nasional di Maluku Dorong Investasi

8 November
06:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon:  Pengerjaan proyek strategis Nasional di Maluku pada Triwulan III 2019, diakui Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang, mampu mendorong kinerja investasi.

"Proyek strategis Nasional itu masing-masing Ruas Jalan Trans Maluku serta Bendungan Way Apo di Kabupaten Buru Provinsi Maluku,"jelas Manullang dalam Siaran Pers, Kamis (7/11/2019)


Menguatnya investasi bangunan di Maluku juga didukung oleh komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dan PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, melalui pembangunan infrastruktur penyaluran listrik.

Dari sisi investasi non bangunan, kinerja didorong oleh banyaknya gerai minimarket modern yang mulai beroperasi selama Triwulan III 2019.


Diakui Manullang,  tercatat perekonomian Provinsi Maluku tumbuh melambat. Ini tercermin dari pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan III 2019 tumbuh 5,24 persen, lebih rendah dibandingkan Triwulan II 2019 sebesar 6,09 persen secara tahunan.

"Namun, kinerja pertumbuhan ekonomi Maluku Triwulan III 2019 masih lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Nasional  5,02 persen,"jelasnya


Selain proyek strategis Nasional, 
Manullang menyampaikan dari sisi pengeluaran, konsumsi swasta baik dari Lembaga Nonprofit melayani Rumah Tangga (LNPRT) dan rumah tangga mencatatkan pertumbuhan positif.
 Konsumsi LNPRT dan konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh masing-masing sebesar 12,99 persen dan 4,96 secara tahunan. Ini  didukung oleh perbaikan pendapatan dan keyakinan konsumen serta terjaganya inflasi bahan pokok. Pelaksanaan beberapa kegiatan besar Maluku seperti HUT RI, Pesta Teluk Ambon dan Festival Musik diperkirakan mampu menjaga konsumsi domestik.
Termasuk dengan penyaluran gaji ke-14 oleh Pemerintah Daerah semakin mendorong tingkat konsumsi masyarakat Maluku.

Selain itu, perayaan HUT Gereja Protestan Maluku serta upaya Pemerintah Kota Ambon untuk menjadikan Ambon sebagai kota musik dunia mampu menjaga konsumsi LNPRT tetap tinggi sejalan dengan tingginya keterlibatan lembaga keagamaan dan lembaga sosial.

Selanjutnya, Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) atau investasi tumbuh menguat 7,94 persen, utamanya pada PMTDB bangunan, seiring realisasi proyek infrastruktur di Maluku yaitu perluasan Bandara Pattimura, penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat di Kota Ambon serta penyelesaian program pembangunan satu juta rumah. 

Dari sisi Lapangan Usaha (LU), kinerja ekonomi didorong oleh LU konstruksi dan perbaikan permintaan domestik. LU konstruksi tumbuh 7,32 persen pada Triwulan III 2019, seiring dengan berlanjutnya beberapa proyek infrastruktur publik dan Proyek Strategis Nasional.

 Sedangkan perbaikan permintaan domestik tercermin dari kinerja LU akomodasi makan dan minum yang tumbuh sebesar    6,92 persen. Kinerja pertumbuhan LU ini beriringan dengan tingginya konsumsi masyarakat saat pelaksanaan kegiatan besar di Maluku.

 Pelaksanaan kegiatan besar tersebut turut meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik di Maluku yang berdampak pada meningkatnya permintaan terhadap akomodasi penginapan dan hotel. Hal tersebut juga tercermin dari meningkatnya tingkat hunian kamar hotel di Maluku.

Permintaan terhadap makanan yang meningkat ikut terlihat dari naiknya inflasi kelompok makanan jadi sepanjang Triwulan III 2019. 
Permintaan domestik yang membaik juga tercermin dari kinerja LU perdagangan besar dan eceran.


Tingginya kinerja perdagangan Maluku searah dengan meningkatnya konsumsi masyarakat Maluku, didorong oleh pemberian gaji ke-14. Untuk kegiatan perdagangan yang tinggi, terlihat dari volume bongkar muat kargo di Pelabuhan Yos Sudarso dan Bandara Pattimura selama Triwulan III 2019.

" Akitivitas perdagangan  tercermin dari meningkatnya kinerja kredit sektor perdagangan mencapai 13,92 persen,"tandasnya


Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku tambah Manullang, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Maluku 2019 tetap kuat. Ekonomi Maluku pada  Triwulan IV 2019, diperkirakan akan tumbuh menguat didorong permintaan domestik, utamanya oleh permintaan masyarakat saat Perayaan Natal dan Tahun Baru.

 Apalagi komitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung realisasi penyaluran Dana Desa Tahap III, diperkirakan mampu mendorong kinerja ekonomi Maluku, baik dari sisi lapangan usaha maupun sisi pengeluaran pada Triwulan IV 2019. (SS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00