• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Survei OJK 2019, Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Meningkat

7 November
19:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon:  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis  pada 2019 ini,  Indeks Literasi Keuangan  dan Indeks Inklusi Keuangan menunjukan peningkatan yang baik dari tahun sebelumnya.

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta  Segara menjelaskan, peningkatan itu berdasarkan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) ketiga, yang dilakukan OJK di Tahun 2019.

"Untuk Indeks Literasi Keuangan mencapai 38,03 persen   dan Indeks Inklusi Keuangan 86,19 persen. Angka tersebut meningkat dibanding hasil survei OJK 2016 yaitu Indeks Literasi Keuangan 29,7 persen dan Indeks Inklusi Keuangan 67,8 persen,"beber Tirta, Kamis (7/11/2019)

Dengan demikian dalam 3 tahun terakhir, terdapat peningkatan pemahaman keuangan (literasi) masyarakat sebesar 8,33 persen, serta peningkatan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan (inklusi keuangan) sebesar 8,39 persen.

Tirta akui, peningkatan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama antara Pemerintah, OJK, Kementerian/lembaga terkait, Industri Jasa Keuangan dan berbagai pihak lain, yang terus berusaha secara berkesinambungan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.

Menurutnya, dengan sinergi dan kerja keras, target Indeks Inklusi Keuangan yang dicanangkan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) sebesar 75 persen pada 2019 telah tercapai.

Dijabarkan, dalam survei OJK 2019 ini mencakup 12.773 responden di 34 provinsi dan 67 kota/ kabupaten. Survei mempertimbangkan gender dan strata wilayah perkotaan/perdesaan. Sebagaimana di Tahun 2016, SNLIK 2019 juga menggunakan metode, parameter dan indikator yang sama, yaitu Indeks Literasi Keuangan.
Ini terdiri dari parameter pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap dan perilaku, sementara indeks inklusi keuangan menggunakan parameter penggunaan (usage).

Bila dilihat berdasarkan strata wilayah, untuk perkotaan indeks literasi keuangan mencapai 41,41 persen dan inklusi keuangan masyarakat perkotaan sebesar 83,60 persen. Sementara indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat perdesaan adalah 34,53 persen dan 68,49 persen

"Hasil survei juga menunjukkan bahwa berdasarkan gender indeks literasi dan inklusi keuangan laki-laki sebesar 39,94 persen dan 77,24 persen, relatif lebih tinggi dibanding perempuan sebesar 36,13 persen dan 75,15 persen,"sebutnya

OJK akan menggunakan hasil survei literasi keuangan 2019 ini, untuk penyempurnaan strategi pengembangan literasi keuangan nasional yang lebih efektif dan tepat sasaran. (SS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00