• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Press Release

BPJAMSOSTEK Menanggung Seluruh Pembiyaan Pengobatan Korban Lift Jatuh

6 November
23:00 2019
2 Votes (1.5)

KBRN:Ambon- Beberapa waktu lalu salah satu karyawan Farmers Market Ambon (Ambon Manise Square) Muh. Arif Munadi (23)  mengalami kecelakaan kerja. Ia terjepit pintu lift ketika hendak menaikan barang di dalam lift namun secara tiba-tiba lift tidak berfungsi dengan baik, sehingga Ia terjatuh bersamaan dengan lift dari lantai tiga ke lantai Basement. 

Hal itu tidak luput dari perhatikan BPJAMSOSTEK Maluku yang memiliki tugas melindungi para pekerja dalam 4 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). 

Kepala BPJAMSOSTEK  Maluku Alias AM dan  Kepala Bidang Pelayanan Saleh Afif B, mengunjungi pasien kecelakaan kerja tersebut, di RS Bayangkara  Polda Maluku, pada Rabu 06 November 2019, mengingat korban kecelakaan kerja itu merupakan peserta BPJAMSOSTEK.

“Peserta BPJAMSOSTEK, Muh. Arif Munadi (23 thn) saat ini di rawat di RS Bhayangkara Polda Maluku. Seluruh biaya rumah sakit ditanggung BPJAMSOSTEK tanpa batasan biaya selama indikasi medis, karena mereka merupakan peserta kami. Biayanya mulai dari pengobatan, perawatan dan bantuan transportasi dari TKP ke pelayanan kesehatan terdekat bahkan sampai rujukan ke luar daerah adalah tanggung jawan BPJAMSOSTEK,"jelas Alias AM, Rabu (06/11/19).

Diuraikan, kendati Peserta tersebut tidak memiliki keluarga di Ambon, serta saat ini belum tersediah dokter Spesialis Bedah Orthopedi Spine, maka Muh. Arif Munad akan dirukuk ke daerahnya di Samarinda guna mendapatkan pengobatan lanjutan sesuai dengam arahan dokter bedah umum di RS Bhayangkara Polda Maluku. 

"Atas pertimbangn peserta tersebut tidak memiliki keluarga di Ambon dan  tidak tersedianya Dokter Spesialis Bedah Orthopedi Spine (sesuai arahan dokter bedah umum di RS Bhayangkara), maka peserta tersebut akan dirujuk ke daerah domisilinya di Samarinda,"tuturnya.

Menurut Alias,  peserta BPJAMSOSTEK itu akan mendapatkan pelayanan terbaik saat perawatan hingga krmbali bekerja berdasarkan rekomendasi dokter (Sembuh total). Dan selama perawatan( peserta belum bekerja) maka akan mendapatkan manfaat sementara yaitu Tidak Mampu Bekerja (STMB).

“BPJAMSOSTEK  memberikan uang pengganti upah kepada peserta melalui perusahaan hingga mampu kembali bekerja yang disertai surat keterangan dokter,” jelasnya.

Ia mengatakan, STMB yang diberikan sebesar 100% untuk 6 bulan pertama, 75% untuk 6 bulan kedua dan 50% untuk bulan berikutnya hingga peserta kembali bekerja.

“Itulah salah satu keunggulan bagi peserta BPJAMSOSTEK. Masih banyak lagi manfaat ikut sebagai peserta BPJAMSOSTEK. Karena  BPJAMSOSTEK itu hadir untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia. Ini penting untuk dipahami oleh setiap individu serta pemberi kerja,” tegasnya. 

 Menurut Alias AM, setiap pekerja berhak mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.  

”Jadi di sini kami menghimbau kembali, pada pemberi kerja untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam empat program BPJAMSOSTEK yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP), agar mereka terlindungi," tutupnya. 

  • Tentang Penulis

    Raudha Autana

    Bissmillah..Fighting_ Reporter RRI Ambon_ "Yakusa" MamabeahQ.. BapaAmadQ..Muhhammad Ulath

  • Tentang Editor

    Raudha Autana

    Bissmillah..Fighting_ Reporter RRI Ambon_ "Yakusa" MamabeahQ.. BapaAmadQ..Muhhammad Ulath

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00