• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Tiga Kali Ekspedisi Kas Keliling di Wilayah 3T, BI Maluku Tarik Uang Lusuh Rp2,2 M

6 November
14:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon: Kantor  Perwakilan Bank Indonesia  (KPw BI) Provinsi Maluku menarik sekitar Rp2,2 miliar uang lusuh dari masyarakat di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Maluku dalam tiga kali perjalanan ekspedisi kas keliling penukaran uang  hingga Oktober 2019.
Jumlah uang tersebut didominasi  pecahan kecil  logam  serta kertas dan  ditukarkan dengan uang baru layak edar.

"Jumlah uang tersebut ditukarkan oleh 1.100 jiwa  di berbagai pulau dalam tiga kali perjalanan ekspedisi kas keliling,"jelas  Kepala Tim Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah  KPw BI Provinsi Maluku Teguh Triyono, Selasa (5/11/2019)

Untuk jumlah Rp2,2 miliar uang lusuh itu, dikumpul dari Ekspedisi Tahap Pertama pada September 2019  di Kayeli, Ambalau, Leksula, Kepala Madang dan Pulau Buano Utara mencapai Rp226 juta.  Ekspedisi Tahap Dua di Kecamatan Werinama, Sesar dan Teor Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) serta Pulau-Pulau Kur, Kabupaten Kota Tual Maluku Tenggara sejak 17 hingga 23 Oktober dengan total Rp117 juta serta Ekspedisi Kas Keliling Tahap Ketiga di  Pulau Kelang,  Kilmuri, Kilfura Kabupaten SBT,  Luhu dan Laimu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Pulau Banda Kabupaten Maluku Tengah mencapai Rp 1,8 miliar.

Selain melakukan penukaran uang, dalam tugas Ekspedisi Kas Keliling, sebanyak 1.400 jiwa penduduk di wilayah 3T, mendapatkan pelayanan kesehatan  gratis. Aksi sosial ini kerja sama KPw BI Provinsi Maluku dengan Tim Dokter dari TNI Angkatan Laut. Termasuk  Program  Sosial Bank Indonesia (PSBI) Dedikasi untuk Negeri , sudah diserahkan sebanyak 40 paket bantuan ke berbagai sekolah dan rumah ibadah.

"PSBI  ini berupa buku pelajaran, alat olahraga, genset dan karpet untuk masjid. Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap wilayah. Bantuan buku  sebagai upaya mengedukasi dan meningkatkan intelektual masyarakat di daerah 3T. Untuk genset ini kami berikan  karena berdasarkan informasi awal, banyak sekali wilayah yang disinggahi belum sepenuhnya diterangi oleh penerangan listrik,"ujarnya

Ditambahkan Teguh, Bank Indonesia tetap berusaha memberikan pelayanan kepada maayarakat sampai ke pelosok daerah dan itu dilakukan setiap tahunnya di seluruh wilayah 3T.
Kas keliling ini, sebagai upaya Bank Indonesia dalam menegakan kadaulatan uang rupiah  ke seluruh pelosok negeri.(SS)



tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00