• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Warga Buru Gelar Dzikir dan Bedah Al-Qur'an, Mohon Ampun Atas Bencana yang Melanda Maluku

22 October
10:15 2019
4 Votes (3.3)

KBRN:Ambon- Sebagai bentuk kecintaan dan dukungan kepada Masyarakat di Pulau Ambon, Haruku dan Kabupaten Seram Bagian Barat, yang terdampak gempa bumi berkekuatan 6,5 Magnitudo pada Kamis, 26 September 2019 dan ribuan gempa susulan yang terjadi yang menyebabkan korban jiwa dan banyak pemukiman warga poraporanda, sehingga  masyarakat Kabupaten Buru gelar Dzikir dan doa bersama pada Minggu, (20/10/19), di Masjid Agung Al-Buruj  Namlea. 

Silmada Salampessy selaku Ketua Pelaksana Bupolo Mengaji menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan untuk menjadikan Bupolo sebagai Negeri yang mencintai Al-quran sebagaiman tema yang diusung dalam kegiatan ini.

"Kegiatan ini diselenggarakan oleh komunitas Bupolo berbagi kerjasama dengan Aparatur Sipil Negera (ASN) Buru tahun 2019. Intinya kegiatan ini untuk mendoakan Pulau Ambon, Haruku dan Seram yang mengalami bencana gempa bumi. Dan ini juga agar kita semakin dekat dan percaya kepada Sang Pencipta Allah SWT,"ungkap Salampessy, Selasa (22/10/19).

Dzikir dan doa bersama diikuti sekitar 400 orang perwakilan dari DPRD kabupaten Buru, ASN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga buru pada umumnya, menghadirkan Ustdz Muhammad Mukadar yang membedah Al-quran surah Az-Zalzalah yang berarti Goncangan yang Dahsyat. Surah ini terdiri dari delapan ayat yang menggambarkan tentang goncangan seperti pada ayat pertama -ketiga "Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?", surah Az- Zalzalah menjadi pengingat akan kuasa Allah SWT  dan  menambah pengetahuan serta pembelajaran.

"Selain itu kami inginkan masyarakat  Buru  banyak -banyak mengingat Allah dan mencintai kitab Suci Al Qur'an.  Saya ingat kutipan Pernyataan Gubernur  Jakarta, Anes Baswedan,  kalo mau mendapatkan pahala jangan sendiri-sendiri tapi ajak yang lain juga, karena dengan membaca Al Qur'an satu huruf saja sudah dapat sepuluh kebaikan apalagi satu surah,"tuturnya. 

Dzikir dipandu oleh Ustad Heru, sementara pembacaan Asmaul Husna dibawakan oleh Anak-anak dari  salah satu TPQ  (Taman Pengajian Al-Qur'an) di Namlea. 

"Harapan kami, acara ini memberikan manfaat kepada masyarakat Buru secara keseluruhan sebagaimana program Pemerintah Kabupaten Buru yaitu Magrib Bupolo Mengaji,"harapnya. 
  

  • Tentang Penulis

    Raudha Autana

    Bissmillah..Fighting_ Reporter RRI Ambon_ "Yakusa" MamabeahQ.. BapaAmadQ..Muhhammad Ulath

  • Tentang Editor

    Raudha Autana

    Bissmillah..Fighting_ Reporter RRI Ambon_ "Yakusa" MamabeahQ.. BapaAmadQ..Muhhammad Ulath

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00