• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Warga Rasakan Pengobatan Gratis BI Maluku di Wilayah 3T

18 October
11:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon: Wajah Rapiah Lakaeni (89) tahun, terlihat pucat saat dipapah anaknya ke Kantor Kecamatan Werinama, memeriksakan diri.

Di kantor camat inilah, Tim Ekspedisi Kas Keliling Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Maluku bersama BI Pusat, menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat  Werinama,  Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, Jumat (18/10/2019). Pengobatan gratis ini melibatkan dokter dari Angkatan Laut.

Dihadapan dokter, Rapiah mengaku hampir sebulan badannya terasa lemas. Jantungnya juga sering berdebar. Oleh dokter, Rapiah diperiksa dan diberi obat gratis.  
Ibu Lima anak ini mengaku, senang bisa mendapat pengobatan yang tidak ia duga sebelumnya.

"Alhamdulillah, saya bisa dapat obat gratis. Terimakasih Bank Indonesia,"ujarnya.

Pengobatan gratis ini mendapat sambutan positif dari warga Werinama. Mereka banyak yang datang memeriksa kesehatannya. Pengobatan gratis  bagi warga sangat menolong, karena rata-rata warga di Werinama bergantung hidup sebagai nelayan.

Serda APM/W Silvia Devi, bertindak sebagai perawat dari Rumah Sakit Lantamal IX Ambon yang ikut dalam kegiatan pengobatan gratis  menyampaikan, jumlah warga Werinama yang  datang memeriksakan diri  mencapai 53 orang. Kebanyakan sudah usia lanjut. Keluhannya  hampir sama yaitu mengalami pusing dan kurang darah


Kepala Tim Ekspedisi Kas Keliling Bank Indonesia, Ade Ashadi menjelaskan, selain melakukan tugas layanan penukaran uang, BI memiliki tugas mulia membantu pemerintah memberikan layanan bagi masyarakat dibidang kesehatan maupun pendidikan. Ini bentuk kepedulian Bank Indonesia untuk negara.

"Layanan pengobatan gratis  akan kami lakukan di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar lainnya di Kabupaten SBT. Semua kami rangkai dengan Kegiatan Ekspedisi Kas Keliling, melakukan layanan penukaran uang,"terangnya (SS)


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00