• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Perjalanan Tim Ekspedisi Kas Keliling BI Maluku Menggunakan KRI Untung Suropati-372

17 October
15:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon:  Cuaca Ambon Kamis (17/10/2019) siang ini, sangat cerah. Terik matahari yang kian menyengat, tidak melunturkan semangat Tim Ekspedisi Kas Keliling Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, melakukan persiapan pengangkutan logistik dan kebutuhan lainnya.
Semua dilakukan demi kelancaran  ekspedisi  Wilayah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T)  di Kabupaten Seram Bagian Timur. Wilayah yang akan disinggahi dalam memberikan pelayanan penukaran uang adalah Pulau Werinama, Tutuk Tolu, Teor, Kur serta Kola. Kegiatan ekspedisi  berlangsung 17 hingga 23 Oktober 2019

"Rekan-rekan sekalian, mari  siapakan fisik dan berdoa, semangat, demi kelancaran ekspedisi ini. Pesan saya, tetap lakukan yang terbaik,"seru Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang.

Tim Ekspedisi dari Kantor BI Provinsi Maluku tepat pukul 14.00 WIT, melakukan perjalanan dengan bus menuju Pelabuhan IX Lantamal Ambon sebagai pusat pelepasan Tim Ekspedisi yang didalamnya berjumlah 15 orang. Terdiri Empat Dokter Angkatan Laut, Dua orang utusan BI Pusat, Delapan dari BI Provinsi Maluku dan satu Wartawan RRI Ambon.

Dalam Ekspedisi Tahun 2019 ini, tim  menggunakan KRI Untung Suropati-372.  KRI ini merupakan kapal perang Indonesia dibawah kendali Satuan Kapal Eskorta Koarmatim dari jenis korvet.

Pesan tulus untuk membawa misi pesatuan dan kesatuan untuk NKRI, kembali disampaikan Komandan Lantamal (Danlantamal) IX Laksamana Budi Purwanto sesaat melepas Tim Ekspedisi Kas Keliling.

Ekspedisi Kas Keliling BI  ini diakui Purwanto, sangat didukung karena secara tidak langsung telah menjaga kedaulatan negeri.

"Saya punya pengalaman pernah ke Batam, banyak orang berbelanja dengan mata uang asing, tetap diterima. Dan jarang kita liat ada transaksi pakai rupiah. Maka itulah, kami harapkan dengan ekspedisi ini bisa lebih menjadikan Rupiah perkasa di wilayah perbatasan,"tegas Purwanto

Ditempat yang sama,  Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang menambahkan, cara menjaga kedaulatan Tanah Air adalah tugas semua warga negara.

"Bank Indonesia dalam bela negara, tidak dengan mengangat senjata. Tapi dari sisi ekonomi,
bela negara   dilakukan dengan cara Ekspedisi Kas  Keliling, mengajak masyarakat mencintai rupiah,"jelasnya

Rupiah merupakan mata uang resmi Indonesia yang telah diakui keberadaannya. Rupiah adalah alat tukar yang sah di segala pelosok negeri. Ini yang harus dikampanyekan semua pihak

Ekspedisi  ini, tidak hanya melakukan penukaran rupiah, namun beragam aksi sosial akan dilakukan tim, berupa pengobatan gratis dan sejumlah bantuan ke tempat pendidikan dan tempat ibadah

"Dengan begini masyarakat di  Wilayah 3T dapat  merasakan bentuk kepedulian dan hadirnya negara,"tutup Manullang

Tepat pukul 17.00 WIT, pluit panjang tanda  KRI Untung Suropati-372  menarik jangkar, untuk melakukan perjalanan  ratusan mil laut, membawa misi mulia Tim Ekspedisi  menuju Werinama, pulau pertama yang akan singgahi(SS)





 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00