• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Wisata dan Budaya

Kantor Bahasa Usulkan 10.000 Kosakata Maluku Masuk KBBI

18 September
02:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon: Sebanyak 10.000 kosakata  daerah di Maluku,  diusulkan Kantor Bahasa Provinsi Maluku untuk dipertimbangkan masuk  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku, Asrif dalam Penyuluhan Berbahasa Indonesia Ragam Pers di Ambon Selasa(17/9/2019) mengatakan, usulan  kosakata bahasa daerah Maluku untuk masuk dalam KBBI, sekaligus tercatat sebagai pengusulan kosakata terbanyak di seluruh Indonesia.

"Dengan usulan ini semoga  menambah kekayaan kosakata Indonesia,"ujarnya

Dikatakan Kantor Bahasa Provinsi Maluku sejak 2016, pernah mengusulkan 1.324 kosakata. Dari jumlah ini, 931 kosakata dikirim ke Badan Bahasa dan 776  diterima untuk dibahas kembali.

Kantor Bahasa juga secara rutin turun ke pelbagai daerah di Maluku untuk mengumpul data sekaligus melakukan sosialisasi, sehingga masyarakat ikut berpartisipasi mengusulkan kosakata yang bersifat unik,  sesuai kaidah Bahasa Indonesia

Asrif  juga menyatakan, menemukan sejumlah hambatan yang dihadapi dalam mengumpulkan kosakata, diantaranya rendahnya kontribusi masyarakat, kurangnya staf editorial, verifikasi yang memakan waktu serta kata yang diusulkan kurang banyak dipahami oleh penutur jati atau penutur yang menggunakan bahasa ibu.


"Kami juga minta peran rekan pers untuk membantu kami memberikan informasi kepada masyarakat terkait kerja dari Balai Bahasa,"pinta Asrif


Penyuluhan Berbahasa Indonesia Ragam Pers, diikuti wartawan media cetak dan elektronik di Ambon serta penggiat Media Sosial. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Provinsi Maluku, Frona Koedoboen dan berlangsung  17-18 September 2019. 
Pelatihan diboboti  materi dari narasumber  Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku, Asrif, Tede Asmadi Wartawan  Senior dari Kompas  serta rekannya Frans Patti Herin (SS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00