• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pencetakan NPWP Di Kantor Pajak Bula Terbengkalai

23 August
22:06 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bula : Sudah lebih dari satu bulan ini proses pencetakan NPWP di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Bula tersendat akibat rusaknya mesin cetak yang merupakan satu-satunya yang dimiliki.

Kerusakan mesin cetak ini juga telah dilaporkan secara berjenjang mulai dari Kantor Pelayanan Perpajakan (KPP) Pratama di Ambon hingga ke Dirjen Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta. Kendati sudah dilaporkan namun kondisi emergency ini justru belum bisa teratasi dalam tempo segera lantaran terhalang prosedur penganggaran di internal kementerian itu sendiri.

“Servis maupun pengadaan mesin cetak baru masuk dalam belanja modal. Meskipun harganya tidak sampai Rp. 50 juta, namun biaya untuk itu baru bisa dianggarkan setelah revisi anggaran perubahan dilakukan di kementerian,” ujar pelaksana KP2KP Bula Fathul Rahman kepada Radio Republik Indonesia di Bula, Selasa (20/08).

Meskipun demikian rusaknya mesin percetakan ini tidak sama sekali menyurutkan intensitas pelayanan pengurusan dan pendaftaran NPWP di K2KP Bula. Wajib pajak yang hendak mengurus pembuatan NPWP tetap terlayani sebagimana biasa. Kendati kepingan kartu NPWP tidak bisa tercetak, namun wajib pajak yang berhasil mendaftarkan NPWP secara online bakal diterbitkan surat keterangan (suket) sebagai pengganti.

Menurut Fathul Rahman penerbitan suket ini sesuai edaran yang dikeluarkan Dirjen Pajak. Suket tersebut bernilai sama dengan kartu NPWP sebab didalamnya sudah tertera nomor wajib pajak. Sejak rusaknya mesin cetak tersebut, terhitung sudah sebanyak lebih dari seratus suket pengganti NPWP yang berhasil diterbitkan.

“Wajib pajak yang memegang suket dijamin bakal segera dicetak kepingan NPWP begitu tiba mesin cetak yang baru. Diperkirakan sekitar akhir tahun ini KP2KP Bula sudah bisa memiliki mesin cetak yang baru. Pengurusan pembuatan NPWP maupun suket di KP2KP Bula dilayani secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sepeserpun,” tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00