• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

KPw BI Maluku Ajak Generasi Milenial Ikut Gunakan QRIS dalam Bertransaksi

20 August
07:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku, mendukung penerapan QR Code Standar Pembayaran Indonesia (QRIS) melalui implementasi secara bertahap. Adapun sistem pembayaran ini untuk menjamin konektivitas dan  interoperabilitas sistem pembayaran nasional dengan menggunakan satu standar QR Code.

“Kami mendukung untuk sistem pembayaran secara keseluruhan dengan QRIS. Ini akan lebih cepat berkembang.Pastinya sosialisasi  penggunaan dan manfaat QRIS kepada masyarakat akan terus dilakukan," terang Kepala KPw BI Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang, dalam pertemuan bersama wartawan di Aula KPw BI Provinsi Maluku, Senin (19/8/2019)

Terkait dengan dukungan, Manullang mengajak generasi milenial di Maluku ikut melakukan sosialisasi dan dapat mulai mencoba sistem pembayaran ini. Nantinya pada 1 Januari 2020 seluruh pembayaran QR Code di Indonesia wajib menggunakan QRIS.

Penggunaan QRIS pada 2020 mendatang,  guna memberikan masa transisi persiapan bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). Peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu.

"Nantinya para penjual atau merchant di mal hingga pasar tradisional  dan pedagang kaki lima bisa menggunakan QRIS,"kata Manullang

Diakui, secara Nasional Bank Indonesia telah meluncurkan standar Quick Response  Code ini bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke–74, pada  17 Agustus 2019 di Jakarta.

Dalam peluncuran tersebut, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan bahwa QRIS yang mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung), bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju. 
Semangat ini sejalan dengan tema HUT ke–74 Kemerdekaan RI yaitu SDM Unggul Indonesia Maju.

QRIS UNGGUL mengandung makna, yaitu Pertama, UNiversal, penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri.

Kedua, GampanG, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel.

Ketiga, Untung, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel.

Keempat, Langsung, transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

QRIS disusun oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan menggunakan standar internasional EMV Co.1 untuk mendukung interkoneksi instrumen sistem pembayaran yang lebih luas dan mengakomodasi kebutuhan spesifik negara sehingga memudahkan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, termasuk antar negara.

Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Merchant Presented Mode (MPM) dimana penjual yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli (customer) ketika melakukan transaksi pembayaran.

Sebelum siap diluncurkan, spesifikasi teknis standar QR Code dan interkoneksinya telah melewati uji coba (piloting) pada tahap pertama pada  September hingga November 2018 dan tahap kedua pada April hingga Mei 2019 (SS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00