• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Jaksa Menyapa

Cegah Pelanggaran Hukum di Laut, Kejati Maluku Rangkul Nelayan

9 July
16:23 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon: Kejaksaan Tinggi (kejati) Maluku memfokuskan upaya pencegahan tindak pidana di wilayah laut . Caranya, dengan membentuk  program " Jaga Negeri Nelayan Kejaksaan Tinggi Maluku" dalam rangka memberi penerangan hukum terhadap warga di kawasan pantai dan laut.

Program yang baru pertama kali dilaksanakan pihak Kejaksaan Tinggi Maluku  pada Tahun 2019 ini, dipusatkan di Negeri Asilulu Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Maluku, Sammy Sapulette mengaku, implementasi dari program ini adalah  Kejaksaan Tinggi Maluku membentuk  Kelompok Nelayan dan  diberi nama " Mutiara Adhyaksa".

Dalam program ini Tim Kejaksaan Tinggi Maluku melakukan  sosialisasi  dengan menayangkan vidio terkait tugas dan kewenangan kejaksaan langsung dari  Mobil Operasional Penyuluhan Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Maluku yang dibawa langsung ke Negeri Asilulu

" Dengan begini diharapkan masyarakat lebih mengenal jauh tentang kejaksaan  yang selama  ini masih ada presepsi masyarakat kita itu menakutkan, tidaklah demikian. Sebab Jaksa adalah sahabat masyarakat,"jelas Sapulette, Selasa (9/7/2019)

Program  Negeri Nelayan Kejaksaan Tinggi Maluku  lanjut Sapulette bertujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di negeri nelayan agar taat hukum. Memfungsikan kelompok nelayan  tersebut sebagai sistem keamanan lingkungan perairan dan pantai di sekitar Negeri Asilulu untuk mencegah adanya penangkapan ikan secara illegal yaitu menggunakan bahan peledak, racun ikan, jaring  yang tidak diperbolehkan oleh peraturan perundangan-undangan dan lain sebagaianya.

Selain itu, program tersebut diharapkan agar masyarakat nelayan Negeri Asilulu tetap terjaga sifat kegotong-royongannya dalam mencari nafkah di laut dan pantai serta mencegah adanya pertikaian antar negeri yang dipicu oleh kegiatan penangkapan ikan.

"Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan pemerintah Negeri Asilulu,"tutupnya (SS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00