• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Wakil Bupati SBB Polisikan Penyebar Hoax

5 July
16:50 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Merasa difitnah terus menerus oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Wakil Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Timotius Akerina mengancam melaporkan sejumlah orang yang kerap menyebarkan berita bohong tentang dirinya ke Polda Maluku. 

Kader Partai NaDem ini menyebutkan, ia kerap diisukan bolos berkantor hingga empat bulan. Padahal setelah dilantik sebagai wakil bupati 2017 silam, ia tidak pernah lengah menjalankan tanggung jawabnya. 

Tak sampai disitu, Timotius disinggung membiayai sejumlah aksi demo yang menyudutkan Pemerintahan di Kabupaten SBB. Padahal menurutnya, tidak satupun dari pendemo yang ia kenal. 
"Rencana hari ini dilaporkan pengacara ke kepolisian (Polda Maluku, red) . Setelah itu baru nanti diklarifikasi terkait dengan isu-isu beredar empat bulan tidak masuk kantor, membiayai demo dan lain sebagainya. Semua yang dialamatkan ke beta itu fitnah. Orang yang demo saja tidak kenal," tegasnya dalam sebuah video yang diunggah di media sosial. 

Wakil Bupati mempersilahkan kepada siapapun untuk menyampaikan fakta dan data terkait isu miring yang dialamtkan padanya, bukan dengan hujatan di media sosial facebook ataupun memberikan keterangan tidak benar di salah satu media masa di Maluku. 
Tudingan yang tidak benar, tandasnya bisa melanggar Undang Undang ITE. 

"Kalau fakta dan data ada dipersilahkan. Saya tidak pernah berurusan dengan siapapun terkait pemberitaan media beberapa waktu lalu. Media tidak bisa disalahkan, orang-orang yang sampaikan berita itu yang dilaporkan karena fitnah dan pencemaran nama baik melanggar UU ITE," ujarnya 

Menyinggung hubungannya dengan Bupati SBB Yasin Payapo yang disebut-sebut kurang harmonis, Wakil Bupati membatahnya. Sebagai wakil kepala daerah, ia selalu menjalankan tugas sesuai tupoksinya. Isu yang berkembang ke publik sengaja dihembuskan orang-orang yang ingin membuat kekacauan. 

"Hubungan dengan bupati fine saja. Yang berkembang di publik memang seperti itu. Saya jalankan tugas sebagai wakil bupati. Saya tidak pernah merongrong pemerintahan. Kalau merongrong bupati sama seperti diri sendiri. Kan ada perbedaan tupoksi," sebutnya 

Sebagai Wakil Rakyat, Sekertaris komisi A DPRD SBB, Eko Budiono mendukung langkah wakil bupati yang melaporkan pihak-pihak yang dianggap telah membuat gaduh. 

"Kalau statmen pak wakil kan tidak terlalu jelas kalau memang maksud pak wakil laporkan orang-orang membuat gaduh kami setuju. Tapi kalau laporkan pak bupati mungkin ini bukan solusi," tandasnya, Jumat (5/7/2019)

Menanggapi ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati, Politisi PKB ini berharap keduanya bisa menyelesaikan masalah dengan baik. Bupati dan wakil yang tadinya satu paket harus mewujudkan cita-cita rakyat bersama-sama. Banyak harapan rakyat yang digantungkan untuk mereka berdua. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00