• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Bayi Laki-laki Diduga Hasil Hubungan Gelap Ditemukan di Tempat Sampah

1 July
14:03 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Bayi laki-laki diduga hasil hubungan gelap ditemukan lengkap dengan tali pusar oleh dua orang mahasiswa di sebuah Tempat Sampah, Kawasan Pasar Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Minggu (30/6/2019) malam. 

Saksi, Joshua dan Matheas yang kebetulan melintas menggunakan sepeda motor di kawasan itu mendengar tangisan bayi. Saksi kemudian mendekati tempat sampah dan mencari sumber tangisan. Keduanya kaget melihat sesosok bayi laki-laki dengan kondisi tali pusar belum terlepas berada di dalam kardus.

Kedua saksi kemudian mengangkat bayi malang itu dan membawanya ke rumah warga sekitar. Warga lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Negeri Rumah Tiga untuk membawa si bayi ke rumah sakit tedekat.

Kapolsek Teluk Ambon, Ipda M.Hariyazie Syakhranie ,S.tr.K yang dikonfirmasi RRI menyebutkan, saat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Tantui bayi berjenis kelamin laki-laki itu masih hidup. 

Dikarenakan RS Bhayangkara tidak memiliki inkubator. Bayi malang itu dirujuk ke RS Dr Haulussy Kudamati, Senin pagi pihaknya mendapat kabar dari pihak rumah sakit bayi sudah meninggal dunia. 

"Tadi malam kita antar ke rumah sakit Bhayangkara tapi terkendala inkubator nggak ada. Rujuk lagi ke Kudamati, tadi pagi kita dengar sudah meninggal," jelasnya

Dari keterangan pihak rumah sakit, usia bayi di kandungan baru 7 bulan. Kapolsek juga belum dapat memastikan siapa orang tua bayi malang itu. Karena saat ditemukan saksi menyebutkan bayi sudah dalam keadaan bersih dan tercium aroma minyak kayu putih di tubuh bayi. 

"Ini masih dalam tahap lidik. Dari keterangan saksi mereka saat lewat disitu dengar ada tangisan bayi lalu diangkat dan diserahkan ke warga," terangnya

Mengingat kawasan penemuan bayi berada diantara sejumlah kos-kosan mahasiswa, Kapolsek mengaku belum menaruh curiga sampai disitu. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00