• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Pemuda Maluku Jadi Kader Anti Narkoba

19 June
22:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Kementrian Pemuda dan Olahraga memberikan perhatian khusus kepada
Provinsi Maluku yang masuk 10 besar peredaran nakotika tertinggi di Indonesia melalui Pelatihan Kader Anti-Narkoba yang diikuti 200 pemuda asal 11 kabupaten/kota, di Ballroom Grand Palace Hotel, Rabu (19/6/2019). 

"Berdasarkan data yang didapat dari Badan Narkotika Nasional menunjukkan Maluku masuk zona merah peredaran narkotika yang perlu mendapat perhatian khusus," kata Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora Arifin Majid . 

Atas dasar itu, tugas kader pemuda anti-narkoba memberikan informasi ke masyarakat mengenai ancaman bahaya yang ditimbulkan oleh narkoba. 

Ia menambahkan, Instruksi Presiden (Inpres) No.6 tahun 2018 jelas menyebutkan indonesia dalam ancaman besar bahaya narkoba. Pemuda sebagai generasi penerus berperan menyadarkan kaum muda untuk ikut memberantas narkoba. 

"Pemuda punya peran penting berantas narkoba. Semua kader yang direkrut ini melalui seleksi dengan syarat utama harus bersij dari narkoba," jelasnya

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, Semy Huwae berharap keberadaan kader pemuda anti-narkoba dapat menurunkan grafik pengguna narkoba di kalangan anak muda, yang sejak 2017-2019 tercatat 154 pemuda Maluku terjebak narkoba. 

"Kalo lihat grafik dari 2017 sampai 2019154 anak muda kita terjebak narkoba. Harusnya dengan adanya pelatihan ini grafik menurun, kalau semakin meningkat kita perlu pertanyakan lagi," tandasnya

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00