• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Jaksa Menyapa

Jaksa di Lingkup Kejati Maluku akan Diawasi

15 February
11:06 2019
1 Votes (5)

KBRN, Ambon:  Pasca dilakukan  deklarasi atau pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada  28 Januari 2019, jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku terus melakukan pembenahan.
Langkah awal  yang dilakukan  adalah membangun  disiplin pegawai serta kejujuran melakukan pelayanan publik penanganan setiap perkara

Wakajati  Maluku, Erryl Prima Putra Agoes  saat hadir sebagai narasumber dalam dialog "Jaksa Menyapa" Rabu (13 /2/2019) di Studio Pro1 RRI Ambon mengakui, deklarasi atau pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM itu,  sebagai bentuk keterbukaan informasi serta pelayanan secara cepat kepada masyarakat tanpa Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. 
Dialog jaksa menyapa itu mengusung topik, Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Kejaksaan Tinggi Maluku

"Dalam pelaksanaan kegiatan ini, nantinya  dibentuk tim pemantau yang akan disebar ke 9  Kejari serta dan 5 Kecabjari   di Maluku, untuk memantau gerak gerik pegawi utamanya para jaksa. Hasil pemantauan tersebut  dilaporkan ke Kejaksaan Agung RI,"beber Erryl

Lebih lanjut, mantan Koordinator Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan RI ini menambahkan,  pihaknya akan terus memberikan kualitas pelayanan secara prima dan meningkatkan pelayanan secara bertahap dalam hal pengaduan.  Masyarakat bisa menghubungi  layanan pengaduan Kejati Maluku  yaitu 081344114002.

"Selama ini, pelayanan pengaduan di Kejati Maluku   dilakukan secara manual. Secara bertahap akan dibuka secara online agar terhubung dengan semua Kantor Kejaksaan di Maluku. Masyarakat disilahkan melapor bila ada ulah jaksa yang kurang baik,"jelas Erryl

Dikatakan, jika dalam pelaksanaan program, ada oknum Jaksa yang melakukan pelanggaran administrasi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 terhadap pelanggaran disiplin dan etika profesi Jaksa, maka tindakan tegas akan diberikan (SS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00