• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Satgas : Belum Ada Indikasi Selundupan BBM Di SBT

8 February
13:17 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bula : Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk Polres Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dalam rangka mengawasi penyaluran BBM subsidi, sejauh ini belum menemukan indikasi adanya praktik penyelundupan. Pengawasan tersebut meliputi jumlah jatah BBM yang diterima Pangkalan Pertamina Bula, jumlah yang dipasok masing-masing distributor serta penyalurannya ke masyarakat.

Saat diwawancarai RRI di bula, Senin (04/02) Kapolres SBT AKBP Saminata mengungkapkan dari kegiatan pengawasan yang dilakukan secara rutin oleh Satgas yang diketuai Ka Satreskrim Iptu La Beli, dirinya belum menerima laporan mengenai adanya dugaan penyelewengan BBM subsidi dimaksud.

Selain pada agen distributor seperti PT Pertama Hitam, CV Khairani dan beberapa lainnya, Satgas juga rutin memotoring pemanfaatan BBM di sejumlah perusahaan yang berlokasi di kota bula dan sekitarnya termasuk PT ASN yang bergerak dibidang tambang batu split (batu pecah). Pengawasan ini dilakukan guna memastikan perusahaan-perusahaan tersebut hanya memanfaatkan BBM dengan harga industri, bukan sebaliknya ikut menikmati BBM yang disubsidi pemerintah untuk masyarakat.

“Satgas ini diketuai Pak Ka Satreskrim Iptu La Beli. Sejauh pengawasan yang dilakukan, sampai saat ini kami belum mendapatkan laporan mengenai adanya indikasi penyelewengan” ungkapnya.

Satgas pengawasan BBM yang dibentuk Polres SBT terus bekerja maksimal guna memastikan BBM yang disubsidi pemeritah tersebut dimanfaatkan tepat sasaran. Penngawasan ketat dilakukan lantaran pada akhir tahun 2018 lalu sempat terjadi kelangkaan BBM di kota bula. Kelangkaan BBM yang didominasi jenis solar itu berujung aksi protes. Belasan pengemudi mobil truk kala itu ramai-ramai mendatangi wakil rakyat di lembaga DPRD. Mereka meminta pimpinan dan anggota DPRD turun tangan menyikapi kelangkaan BBM yang kian meresahkan tersebut.

Akan tetapi dari koordinasi yang dilakukan pimpinan DPRD baik dengan Pertamina, agen penyalur maupun Satgas pengawasan, diketahui penyebab kelangkaan tersebut dikarenakan berkurangnya jumlah pasokan yang dijatahkan pertaina untuk Kabupaten Seram Bagian Timur. (YSN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00