• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM Dilimpahkan lagi ke Polda DIY

4 December
15:50 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan mahasiswi Universitas Gajah Mada (UGM) oleh rekannya di Dusun Nasiri, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat  masih terus berjalan. Untuk mengungkap kebenarannya Polda Maluku bersama Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan pemeriksaan terhadap korban, pelaku dan saksi. 


Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa menjelaskan, kasus yang semula dilimpahkan Polda DIY ke Polda Maluku kini ditangani secara bersama-sama. Penyidik Polda Maluku beberapa waktu lalu dikirim ke Jogja untuk mengambil keterangan dari korban dan saksi. 


"Dari awal memang berbarengan, saksi yang disini juga penyidik kami yang periksa. Karena korban, pelaku dan saksi banyak yang di Jogja jadi nanti penanganan sampai selesai disana di JPU Jogja," jelas Kapoda, Selasa (4/12/2018). 

Mantan Kakorlntas Polri mengatakan,  pelimpahan penanganan kasus  hingga selesai, sudah menjadi keputusan bersama untuk diserahkan ke Polda DIY. Selanjutnya perkara tersebut akan ditangani Kejaksaan Tinggi DIY. 

"Keputusan terakhir ditangani sampai selesai disana (Jogja, red)   penyelidikan tetap berjalan bersamaan kita tetap back up," tuturnya 

Kasus dugaan pemerkosaan terjadi Juli 2017 saat mahasiswa UGM melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Seram Bagian Barat. Kasus itupun tidak pernah dilaporkan ke pihak berwajib. 
Mahasiswi UGM yang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh rekannya sesama mahasiswa berinisial HS baru mencuat setelah dimuat websitenya Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa Balairung. 

Dalam tulisan disebutkan korban pernah melapor ke pihak universitas, kemudian dibentuk tim investigasi. Sementara pelaku HS sedang dalam proses kelulusan pada saat itu, dan pihak kampus tidak menjalankan rekomendasi Tim investigasi internal kasus tersebut. 



tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00