• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Pengaruh Miras, Oknum Polisi Tembak Warga hingga Tewas

23 November
09:49 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Miras kembali menelan korban, akibat dipengaruhi miras oknum anggota Dit-Intelkam  Polda Maluku Brigpol ERL menembak salah seorang warga Bere-bere, Vlegon Piltris (26), di Bere-bere, Kelurahan Batu Meja, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (22/11/2018). 

Berdasarkan informasi yang  dihimpun, kejadian berawal saat korban dan pelaku sedang duduk bersama. Saat kejadian itu, pelaku dan korban sama-sama  berada dibawah pengaruh miras, kemudian  mengeluarkan pistol jenis revolver miliknya dan diarahkan ke korban. Tidak disangka,  peluru menembus dada korban hingga korban tidak sadarkan diri. 

Korban pun dilarikan ke RSUD Haulussy Kudamati Ambon, dalam perjalanan menuju rumah sakit korban menghembuskan napas terakhir. Jenazah korban kemudian dipindahkan ke RS Bhayangkara Tantui untuk dilakukan autopsi. 

Keluarga korban awalnya menolak jasad Vlegon di autopsi, setelah pihak kepolisian memberikan pemahaman, akhirnya keluarga menyetujui jenazah korban di autopsi. 

Pelaku yang awalnya ikut mengantar korban ke RSUD Haulussy terpaksa melarikan diri menuju Pos Polisi Benteng, Kecamatan Nusaniwe, karena takut dihajar masa. Pelaku telah menyerahkan diri dan saat ini menjalani pemeriksaan di Bidang Propam Polda Maluku. 

"Kejadiannya benar pelaku sudah ditangkap dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan bidang propam," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Roem Ohoirat, Jumat (23/11/2018). 

Atas nama Polda Maluku, menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban. 
Pelaku tetap ditindak sesuai hukum yang berlaku dan kode etik kepolisian. 

"Polda Maluku tidak akan menutupi dan akan menindak tegas setiap anggota yang melakukan kesalahan atau kejahatan," tandasnya 

Mengenai kejadian itu, Polda Maluku memperketat pemakaian senjata. Evaluasi penggunaan senjata dilakukan secara berkala. Para anggota terus diingatkan mengenai penggunaan senjata sesuai.

"Evaluasi itu sudah pasti. Anggota setiap saat kita selalu ingatkan mengenai penggunaan senjata. Kemungkinan ini anggota kami lalai," tukasnya 


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00