• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Pasca Kepala KPP Pratama Ambon Terjaring OTT KPK, Pelayanan Kantor Pajak Tetap Berjalan

4 October
20:31 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ambon, La Masi Kamba terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (3/10/2018) siang di kantornya. Ia bersama dua anak buahnya dan seorang wajib pajak Kamis pagi telah diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Kantor KPK. 

KPK menyita  uang sebesar Rp 100 juta yang diduga uang suap untuk memanipulasi laporan pajak. 

Pasca OTT kemarin, suasana pelayanan di KPP Pratama Ambon berjalan seperti biasa. Customer service tetap melayani wajib pajak yang datang untuk melapor SPT. 

Pelaksana Harian KPP Pratama Ambon, Rahmat Auladi mengatakan, pihaknya tetap memberikan pencerahan kepada semua karyawan KPP Pratama Ambon  untuk dapat menjalankan tugas mereka. Meskipun suasana kesedihan masih menyelimuti para pegawai , lantaran pimpinan dan rekan mereka sementara diperiksa KPK.

"Saya kasi semangat untuk pegawai karena semua sedih bagaimanapun juga pimpinan dan teman-teman mereka sedang berhadapan Dnegan hukum. Pasti mereka memikirkan anak-anak yang bersangkutan nanti bagaimana. Tapi pelayanan kepada wajib pajak tetap jalan seperti biasa, bahkan harus ditingkatkan," ujarnya 

Ditanya mengenai kronologis penjemputan Kepala KPP Pratama Ambon di kantornya, ia mengatakan hanya sekedar mengetahui pimpinan didatangi petugas KPK tanpa ada surat pemanggilan. Pimpinan beserta enam pegawai sempat diperiksa di Polda Maluku,  namun yang lain sudah kembali, dan dua orang masih  diperiksa hingga malam hari. 

"Iya enam orang itu sudah sama pimpinan diperiksa. Ada yang diperiksa kemarin tadi sudah ikut apel. Cuma dua orang lagi sampai semalam masih di diperiksa di Polda," tukasnya. 

Mengenai penangkapan pimpinan Kepala KPP Pratama sudah diketahui Kakanwil Direktorat Jendral Pajak , semua pegawai sudah diberi arahan pagi tadi. (NA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00