• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Pimpinan DPRD Maluku Saling Lapor

22 May
17:46 2018
1 Votes (5)

KBRN, Ambon : Setelah dilaporkan Ketua DPRD Maluku, Edwin Huwae dengan tuduhan pencemaran nama baik dan dugaan tindak pidana korupsi, Kamis lalu. Kini giliran Wakil Ketua DPRD Maluku, Richard Rahakbauw balik melaporkan Edwin Huwae ke SPKT Polda Maluku, Selasa (22/5/2018).

Richard mendatangi Mapolda Maluku didampingi kuasa hukumnya Fachri Bachmid beserta sejumlah saksi. Edwin Huwae dilaporkan atas tuduhan tindak pidana pencemaran nama baik dan mengganggu jalannya peribadatan di Kediaman Wakil Ketua DPRD Rabu (16/5/2018). Edwin mendatangi kediaman RR dan menyebutkan ibadah yang sedang berjalan adalah kegiatan politik. 

Saat ditanyai wartawan perihal kronologis kejadian, Richard enggan berbicara panjang lebar. Politisi golkar ini langsung mengarahkan awak media untuk menanyakan kepada kuasa hukumnya.

"Saya kesini melaporkan pencemaran nama baik yang dilakukan saudara Edwin Huwae selaku Ketua DPRD Maluku. Saat ibadah jemaat gatik sektor efrata di rumah saya pada 16 Mei 2018. Selanjutnya biar kuasa hukum saya yang jelaskan. Karena saya akan di BAP dulu," ujarnya. 

Sementara, Kuasa Hukum Richard, Fachri Bachmid mengatakan, Edwin Huwae dilaporkan dalam dua delik aduan sekaligus, yakni merusak jalannya peribadatan, yang melanggar pasal 175 KUHP dan perbuatan tidak menyenangkan dengan menuduh kliennya pembohong, dikenai pasal 310 junto pasal 335 KUHP. 

"Kami memandang perlu mengadukan yang bersangkutan ke pihak berwajib, karena telah merusak jalannya peribadatan sampai terhenti. Dan di lokus yang sama menyebut klien kami parlente (bohong, red)," ujar Bachmid meniru. 

Setelah keluar dari ruang SPKT. Pelapor beserta saksi menuju subdit 3 Ditreskrimum Polda Maluku untuk di BAP. Bachmid berharap, penyelidik dapat menindaklanjuti laporan kliennya secara profesional. Dirinya meyakini bukti pendukung yang dimiliki cukup kuat, yaitu keterangan saksi dan rekaman, untuk menjerat terlapor. (NA)



tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00