• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Seluruh RT/RW Kota Ambon Diminta Waspada terhadap Masuknya Orang Baru

16 May
08:46 2018
1 Votes (5)

KBRN, Ambon : Seluruh aparatur penyelenggara pemerintahan dan keamanan di wilayah Pulau Ambon, Provinsi Maluku mendapat arahan dari Walikota Ambon, Danrem 151/Binaiya dan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease. Rapat konsolodasi penanganan keamanan, ketentraman dan ketertiban, berlangsung di Aula Maluku City Mall, Selasa (15/5/2018).

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, menyikapi peristiwa ledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo sudah sepatutnya masyarakat waspada. Mengingat dari sejumlah aksi teror yang terjadi di Indonesia, salah satunya Bom Sarinah pelakunya pernah tinggal di Ambon dan berjualan di Pasar Mardika. 

"Catatan penting yang perlu diingat RT/RW, yakni mencaritahu setiap orang baru di wilayahnya. Penting bagi RT/RW melakukan komunikasi dengan Babinsa maupun Bhabinkamtibmas, bila menemui orang orang yang mencurigakan," tegasnya. 


Louhenapessy menuturkan, status Maluku sudah dinyatakan Siaga Satu. Masyarakat diminta untuk tidak panik, dan mempercayakan keamanan kepada kepolisian. Kepekaan sosial masyarakat Kota Ambon sudah teruji, dengan terus mengonfirmasi berbagai isu yang dianggap belum benar. 

Danrem 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian Tuhuteru memaparkan materi mengenai pengenalan jalur masuk teroris. Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah percaya dengan orang baru di wilayah mereka. 

"Pengenalan harus kita ketahui untuk bisa mengantisipasi kejadian besar. Pengenalan terhadap lingkungan sekitar sangat penting," ungkapnya. 

Hal yang sama diungkapkan Kepala BIN Kota Ambon, Nelson Situmorang. Menurutnya persengketaan antar dua komunitas seringkali dimanfaatkan provokator untuk menimbulkan konflik baru. 

"Seringkali dua komunitas agama atau antarkampung. Pernah terjadi 2005 antara masyarakat dengan oknum TNI begitu juga di Loki masyarakat dengan oknum Brimob. Hal semacam ini kita perlu antisipasi," jelasnya. 

Walikota meyakini bila semua elemen masyarakat kompak, maka Kota Ambon tidak mudah disusupi teroris. Warga diingatkan untuk tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum tentu kebenarannya. (NA)




tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00