• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Kapolda Maluku Pastikan Penerimaan Anggota Polri Berjalan Transparan

13 April
20:53 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Kapolda Maluku, Irjen Pol Andhap Budi Revianto memastikan seleksi penerimaan 1.769 Akpol, Bintara dan Tamtama Polri tahun 2018 di Polda Maluku berjalan transparan. 


Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia, calon siswa, yang dihadiri orang tua casis, berlangsung di Christiani Center, Kota Ambon, Jumat (13/4/2018).

"Kita berkomitmen tidak melanggar. Dihadiri langsung orang tua dan wali  ada pengawas internal dan eksternal. Beberapa hal yang perlu ditekankan adalah bersih dan transparan," kata Kapolda. 

Bersih artinya calon siswa tidak melakukan penyimpangan, baik panitia maupun orang tua. Bila terjadi hal semacam itu secara otomatis akan didiskualifikasi. Lewat seleksi ketat ini, diharapkan terpilih putra putri terbaik Maluku yang akan mengabdi di Institusi Kepolisian. 

"Kalau terjadi pelanggaran di internal panitia dalam hal ini anggota akan kami tindak tegas. Kalau orang tua maupun siswa yang melanggar maka kami akan diskualifikasi," tegasnya. 

Dikemukakan, seleksi penerimaan anggota polri tidak dikenakan biaya alias gratis. Bila terjadi penyimpangan, orang tua diminta langsung melapor ke Kapolda, Wakapolda juga Irwasda. Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara ini pun mengumumkan nomor ponselnya kepada casis dan orang tua. 

Setiap pentahapan seleksi, hasilnya langsung diumumkan panitia. Sehingga tidak ada celah untuk melakukan negosiasi. CCTV sudah terpasang  di titik-titik rawan negosiasi yang berada di lingkungan Polda Maluku.  

Selaku ketua panitia daerah, jendral bintang dua ini tidak ingin dirugikan mempertaruhkan pangkatnya, karena terjadi penyimpangan dalam proses penerimaan anggota polri.

Orang tua casis, Etus memberikan apresiasi atas janji Kapolda Maluku yang akan mengawal proses seleksi anggota polri, yang bersih dan transparan. Dengan harapan semua anggota di lapangan tidak ada yang main mata maupun sogok menyogok, untuk memuluskan proses seleksi.

"Saya apresiasi lah. Semoga di lapangan tidak terjadi hal lain, yang biasa ada pihak-pihak memanfaatkan momen ini," ujarnya ragu. 

Pada proses seleksi awal terdapat 2.934 pendaftar. Setelah disaring lewat seleksi administrasi hanya 1.769 yang lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya yakni tes psikologi. (NA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00