• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Tas Dicurigai Berisi Bom, Ditemukan di Halaman Gereja Silo

7 December
15:21 2016
0 Votes (0)

KBRN, AMBON : Sebuah tas jinjing berwarna hitam yang dicurigai berisi bahan peledak, ditemukan tergeletak di halaman Gereja Silo, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (7/12/2016).

Benda mencurigakan itu ditemukan  tepat dibawah pohon natal sekitar pukul 11.30 WIT. Menurut informasi yang dihimpun RRI, tas jinjing berwarna hitam itu diletakkan Elen, seorang  pemulung wanita.

Menurut saksi mata Niko Sahetapy (47), pekerjaan tuagama Gereja Silo, yang ditemui di lapangan, dirinya yang hendak pergi ke tempat fotokopi melihat sebuah tas hitam tergeletak di bawah pohon Natal. Sekembalinya dari tempat fotokopi tas tersebut masih berada pada posisi yang sama. 

Lantaran curiga tas hitam yang dilihatnya berisi bahan peledak. Ia langsung melaporkannya kepada security Gereja. 

"Setelah saya lapor ke security Gereja. Security meneruskannya ke pos penjagaan dekat Gereja," ujarnya. 

Tak lama kemudian, aparat kepolisian dari Polres Pulau Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease bersama tim Gegana Polda Maluku terjun ke TKP, dan mensterilkan lokasi. Satu ekor anjing pelacak dan metal detektor  diturunkan untuk menyisir lokasi penemuan benda mencurigakan.

Wanita yang meletakkan benda mencurigakan itu langsung diamankan petugas beserta benda yang dicurigai berisi bahan peledak .

Dengan menunjukkan tas hitam yang berisi koran bekas. Wanita tersebut mengakui benda yang ditemukan dibawah pohon Natal adalah miliknya. 

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease AKBP Harold Huwae yang dikonfirmasi wartawan menegaskan tidak ada temuan bom. 

"Tidak ada bom. Tas hitam itu hanya berisi pakaian kotor dan koran bekas. Tidak ada elemen-elemen  yang dicurigai rangakaian bom dalam tas hitam," tegasnya. (NA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00